Dalam pertemuan tersebut, Menlu RI menegaskan kembali dukungan penuh Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina. Indonesia siap memainkan peran yang lebih substantif dalam mendorong tercapainya perdamaian yang adil dan berkelanjutan, termasuk melalui Board of Peace dan International Stabilization Force (ISF). Menlu RI juga menyambut baik dibentuknya Liaison Office oleh Otoritas Palestina dalam rangka penguatan koordinasi dengan Board of Peace .
Menlu Palestina secara khusus mengapresiasi upaya-upaya politik Indonesia yang terus konsisten dalam memperjuangkan kepentingan Palestina dan juga menyampaikan terima kasih atas bantuan kemanusiaan yang telah diberikan oleh Indonesia kepada rakyat Palestina.
Menlu Sugiono menyampaikan bahwa Indonesia akan berupaya keras memastikan proses transisi yang selaras dengan kepentingan rakyat Palestina serta prinsip-prinsip hukum internasional. Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menghentikan hasrat gencatan senjata dan mendorong proses politik yang kredibel menuju Solusi Dua Negara. Terkait dengan rencana kontribusi Indonesia di ISF, Menlu RI menyatakan, “Fokus utama kontingen Indonesia adalah perlindungan warga sipil dan dukungan kemanusiaan.”
Menutup pertemuan, Menlu RI menyampaikan bahwa Indonesia akan terus memanfaatkan berbagai forum internasional untuk menggalang dukungan bagi Palestina. Indonesia juga berencana menyelenggarakan Sesi Khusus mengenai Palestina di Jakarta pada tanggal 15 April 2026, di sela-sela rangkaian KTT D-8, sebagai bagian dari upaya memperkuat solidaritas dan dukungan internasional. Menlu RI juga menyatakan harapan untuk menyambut kunjungan Menlu Palestina di Jakarta dalam waktu mendatang.(red)
Sumber: Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia





